Jumat, 17 Oktober 2008

Movie Review: Hellboy 2 - The Golden Army


Ini dia satu lagi film superhero, yang diambil dari buku komik. Hellboy. Sebuah iblis yang berjuang untuk keberadaan manusia. Dengan teman-temannya, Abraham (Abe), Babe – cewek api, dan B.P.R.D – Bureau for Paranormal Research Defense atau Biro Penelitian Pertahanan Paranormal. Dan, di film ini ada satu karakter baru yang bergabung dalam tim mereka, Professor Krauss (kalo ga salah. Coba cek spelling namanya – gue sih, denger dari filmnya begitu.)

Gue tertarik sama film ini, coz gue belum liat yang pertama. Ga di bioskop, atau di DVD. Gue ga nemu aja tu DVD. Atau, mungkin emang ga ada kali, ya? Tapi, itu ga nyegah gue buat nonton sekuelnya, Hellboy II.

Diawali di sebuah kamp militer, gue ngenalin satu karakter anak-anak yang mirip Hellboy gede. Kenapa gue bilang gitu? Soale, karakter anak-anak itu punya tanduk, dan tangan kanannya lebih gede dari satunya lagi, dan dia berwarna merah. Seperti Hellboy. Dan, di cerita itu, si anak kecil udah mau tidur dan minta dongeng dari orang tuanya (gue kira sih) soal kerajaan makhluk gaib kuno, dan perang melawan manusia. Kerajaan itu dipimpin seorang raja, yang punya dua anak yang kembar. Perang itu sendiri, dimenangi sama makhluk gaib, karena mereka ngegunain tentara spesial, yang bernama The Golden Army (Tentara Emas). Kata legenda, The Golden Army ga bisa diancurin. Tapi mereka juga kasar, brutal, dan nyebabin banyak korban manusia. Oleh karen aitu, raja makhluk gaib, nyesel. Pada akhirnya, dia bikin perjanjian sama manusia, untuk nyelesein perang. Dan, manusia tinggal di kota, sementara makhlub gaib di hutan. Tapi, salah satu anak dari raja ga setuju sama keputusan itu, dan pergi sambil marah.

Film itu pun berlanjut ke zaman sekarang. Hellboy dan temen2nya yang tinggal di markas B.P.R.D, dan juga kegiatan sehari-hari mereka. Kemudian, mereka dapet panggilan. Sebuah makhluk gaib, ‘berulah’ di pusat kota. Dan, mereka pun pergi buat nyelesein masalah itu. Sementara itu, masyarakat mulai bertanya2 soal keberadaan mereka. Dan, begitu juga yang Hellboy rasain. Dia pengen orang2 tau. Ga lagi sembunyi. Dan, itulah kesempatan mereka. Sambil ngurusin masalah, Hellboy kelempar keluar jendela, dan jatuh ke tengah2 penonton. Dan, dia pun dapetin publikasi.

Sementara itu, kerajaan makhluk gaib kuno, lagi dalam histeria. Anak laki-laki raja, Pangeran Nuada, kembali dan nagih klaim kerajaan untuk nguasain dunia. Dia kembali dengan rencananya. Dia pun minta mahkota yang bisa ngendaliin The Golden Army. Dan karena sang raja ga setuju, dia ngebunuh ayahnya sendiri, dan ngambil satu bagian mahkota. Jadi, sekarang dia udah punya dua bagian. Butuh satu lagi buat bikin mahkotanya sempurna. Tapi, itu ga bakalan gampang, coz satu bagian lagi dipegang sama sodara kembarnya, Puteri Nuala, yang keburu kabur.

Sambil ngatasin masalahnya, Hellboy dan temen2nya ketemu Puteri Nuala. Mereka kemudian tau soal The Golden Army, dan rencana Pangeran Nuada. Jadi, Hellboy dan temen2nya berusaha sebisa mungkin buat nyetop Pangeran Nuada ngebebasin The Golden Army, dan bikin perang baru dengan manusia.

Gue terkesan banget sama film ini. Gue udah pernah denger soal kerajaan makhluk gaib kuno dan perang mereka ngelawan manusia. Gue muji penulis skenario film ini buat kreativitasnya. Dan juga, efek khusus di film ini. Keseluruhan, banyak hal di film ini yang bisa memukau penonton. Ga cuman visualnya, tapi juga film itu sendiri. Yah, gue pikir sih, karena kekuatan karakter Hellboy, dan juga kru produksi film ini (termasuk sutradara, produser, dll) yang terlibat total untuk film ini.

Satu kata untuk Hellboy II – The Golden Army: MENAKJUBKAN!
info lowongan kerja terbaru - kerja di rumah

Confidential's Reviews